Menanam dan Merawat Bunga Pansy dari Biji

LAMANRIAU.COM – Bunga pansy adalah jenis tanaman hasil hibridasi dari beberapa spesies pansy lainnya, yakni genus Viola Triicolor dan Heratsease atau bunga liar di daratan Eropa dan Asia barat. Bunga pansy memiliki ciri kelopak besar berdiameter dua sampai tiga inci dan berwarna warni.

Biasanya, bunga ini dibudidayakan sebagai bunga taman. Selain itu, bunga pansy dapat tumbuh mencapai 22 sentimeter dan menyukai paparan sinar matahari. Negara-negara empat musim, bunga pansy sangat populer karena warnanya cantik dan dapat ditanam dalam pot, tanah, maupun digantung.

Baca : Menanam Bunga Krokot dengan Botol Bekas, Mudah dan Estetik

Meski begitu, keberadaan bunga ini untuk Indonesia masih jarang ditemui. Hal ini karena bunga pansy membutuhkan perawatan khusus dan kesabaran tinggi agar bertahan hidup serta berbunga. Namun, bukan berarti menanam bunga pansy adalah hal mustahil.

Kamu bisa mengikuti cara menanam dan merawat bunga pansy dari biji berikut ini.

Siapkan Media Tanam

Media tanam yang baik untuk bunga pansy haruslah mengikat air, halus, dan gembur. Berikut ini langkah-langkah menyiapkan media tanam bunga pansy:

  • Campurkan cocopeat atau sabut kelapa halus dengan tanah kebun yang sudah diayak agar teksturnya lembut, lalu aduk hingga merata.
  • Siapkan pot ukuran sedang agar tidak perlu memindah media tanam. Mengingat, ukuran tanaman sangat mungil dan akan menyulitkan jika harus memindahkan media tanam dari penyemaian ke pot lain.
  • Isi pot dengan campuran tanah yang sudah disiapkan sebanyak tiga per empat dari volume pot.

Setelah menyiapkan media tanam, kini saatnya menyemai biji bunga pansy. Berikut langkah-langkahnya:

  • Masukkan kira-kira 20-30 butir biji bunga pansy ke dalam satu pot yang sudah diisi dengan media tanah. Saat memaukkan biji ke dalam pot, lakukan dengan hati-hati dan satu per satu dan jangan sampai tumpah.
  • Siram dengan waterspray berisi air bersih hingga tanah lembap.
  • Tutupi benih dengan kertas atau kardus antiair pada bagian atas pot agar kelembapannya terjaga.
  • Setelah dua minggu sampai satu bulan didiamkan, benih akan tumbuh. Jika sudah tumbuh, bibit harus segera diberi sinar matahari tidak langsung.
  • Di antara 30 butir biji bunga pansy yang diletakkan pada pot, biasanya dua sampai lima biji berhasil tumbuh daun.

Pemupukan

Setelah tanaman muncul daun, dapat dilakukan pemupukkan tanaman. Berikut ini langkah-langkah pemupukkan bunga pansy.

Gunakan pupuk NPK dengan kandungan nitrogen (N) tinggi agar pertumbuhannya maksmial.

Caranya, taburkan pupuk sedikit demi sedikit di permukaan daun sebanyak sejumput. Semakin kecil pot yang digunakan, semakin sedikit pupuk yang ditaburkan. Sebaliknya, terlalu banyak pupuk bisa menyebabkan tanaman mati atau layu.

Karena Indonesia adalah negara tropis, sebaiknya tanam bunga pansy di area yang mendapatkan matahari sore dan beri atap bagian atasnya agar teduh serta tidak kepanasan.

Perawatan

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat memelihara bunga pansy antaranya

Bunga pansy akan gagal berbunga jika selama pertumbuhan media tanahnya tidak lembap atau kering. Sebaiknya siram tanaman secara teratur di pagi hari.

Gunakan pupuk larut saat menanam bunga pansy. Berikan pupuk setiap dua minggu sekali secara rutin, terutama pada pansy yang ditanam di dalam pot.

Supaya bunga pansy bisa bertahan lebih lama, petik bunga-bunga yang layu. Kemudian petik bunga yang bermekaran untuk merangsang pertumbuhan bunga baru.

Begitulah cara menanam dan merawat bunga pansy agar tanaman subur dan tidak mudah mati. ***

Editor: Fahrul Rozi