LAMANRIAU.COM, INHU – Dua pria yang tertangkap mencuri buah kelapa sawit di perkebunan milik PT INECDA, Kabupaten Indragiri Hulu, kembali berurusan dengan hukum. Ironisnya, hasil tes urine menunjukkan keduanya positif menggunakan narkoba jenis sabu.
Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Misran, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Minggu 8 Desember 2024 sekitar pukul 17.00 WIB.
Pelapor, Hamzah Yusyf, yang merupakan perwakilan perusahaan, bersama dua saksi, Yogi Saputra dan Anderson Sae, menyaksikan aksi pencurian tersebut di Afdeling 2 Blok F21, perkebunan PT INECDA.
“Kedua pelaku, HD (40) dan SDN alias No (36), tertangkap basah sedang memanen dan mengangkut buah kelapa sawit dengan total berat mencapai 1.300 kilogram. Barang bukti yang kami amankan meliputi 48 tandan buah sawit, satu egrek, satu keranjang, dan sepeda motor tanpa pelat nomor,” ujar Aiptu Misran, Senin 9 Desember 2024.
Hamzah, bersama para saksi, berhasil mengamankan kedua pelaku di lokasi kejadian sebelum menyerahkannya ke Polsek Rengat Barat. Kerugian akibat pencurian ini diperkirakan mencapai Rp4.810.000.
Dalam pemeriksaan lebih lanjut, polisi melakukan tes urine terhadap kedua pelaku. Hasilnya, keduanya dinyatakan positif mengonsumsi sabu.
“Ini menjadi indikasi bahwa penyalahgunaan narkoba turut memicu tindakan kriminal. Kami masih mendalami apakah ada pihak lain yang terlibat,” tambah Aiptu Misran.
Kasus ini menambah daftar panjang pencurian di perkebunan yang melibatkan penggunaan narkoba. Kedua pelaku kini mendekam di tahanan Polsek Rengat Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Polres Inhu mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan perkebunan, untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kriminal.
“Kerjasama masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah serta memerangi kejahatan dan penyalahgunaan narkoba,” tutup Aiptu Misran.***
Editor: Fahrul Rozi/Penulis: M.Amrin Hakim