Realisasi Investasi di Kota Pekanbaru Triwulan I Tumbuh 40 Persen

Indeks pencapaian investasi Kota Pekanbaru Triwulan I tahun 2023.

LAMANRIAU.cOM, PEKANBARU – Hingga triwulan pertama tahun 2023, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru mencatat realisasi investasi di Kota Pekanbaru mencapai Rp 3,096 triliun.

“Mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun 2022 lalu,” kata Sekretaris DPMPTSP Kota Pekanbaru Norpendike.

Sekretaris DPMPTSP Kota Pekanbaru Norpendike

Ia mengatakan pada Triwulan I, dengan nilai investasi mencapai Rp 3,096 triliun, ada 1.087 proyek atau kegiatan yang dilakukan.

“Total investasi Triwulan I mencapai Rp 3,096 triliun. Dengan rincian, Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN sebesar Rp 2,958 triliun, dengan 1.023 proyek atau kegiatan. Sementara Penanaman Modal Asing sebesar Rp 138 miliar, dengan 64 proyek atau kegiatan,” ujarnya.

Lanjut Norpendike, dibandingkan capaian Triwulan I periode Januari – Maret 2022, untuk realisasi investasi di Pekanbaru memang mengalami kenaikan sebesar 40 persen.

“Pada triwulan 1 tahun 2022, realisasi investasi sebesar Rp 2,216 triliun, dengan rincian, PMDN sebesar Rp 2,096 triliun dan PMA Rp 120 miliar. Dan untuk triwulan I tahun 2023, sudah mencapai Rp 3,096 triliun. Naik 40 persen,” terangnya.

Kota Pekanbaru

Sebagai informasi, adapun target realisasi investasi tahun 2023 yang ditetapkan oleh BKPM RI melalui Pemerintah Provinsi Riau untuk kota Pekanbaru sebesar Rp 3,8 triliun pada periode Januari – Maret 2023.

Dengan demikian DPMPTSP Kota Pekanbaru optimis realisasi investasi di Kota Pekanbaru tahun 2023 melampaui target. “Kita optimis bisa melampaui target yang diberikan,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru Akmal Khairi.

Realisasi investasi pada Triwulan I ini sudah mendekati target nasional yang ditetapkan. Dirinya optimis tahun ini bisa mencapai target. Bahkan saat ini capaiannya sudah 81 persen.

“Kita optimis Triwulan II tahun 2023 yakni rentang April, Mei dan Juni, Kota Pekanbaru sudah melampaui target realisasi investasi nasional. Apalagi investasi yang harus dicapai untuk target nasional hanya tinggal 19 persen lagi,” sebutnya.

Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru Akmal Khairi

Akmal mengatakan bahwa PMDN mendominasi karena banyak bergerak di bidang jasa. Ia menilai geliat jasa terutama sektor kuliner dan bidang lainnya meningkat setelah pandemi Covid-19.

“Walau kecil-kecil, tapi jumlahnya banyak sehingga menyumbang banyak untuk investasi kita. Memang sektor jasa masih mendominasi,” pungkasnya. (Adv)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews