Pasca 11 Karyawannya Positif, BRI Pekanbaru Diminta Periksa Kesehatan Nasabah yang Telah Bertransaksi

Mimi Yuliani

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU  BRI Cabang Pekanbaru diminta tanggap memeriksakan kesehatan para nasabah, pasca terungkapnya 11 karyawan dan outsourcing positif Covid-19.

Khususnya bagi nasabah yang merasa ada bertransaksi atau mendatangi Kantor BRI Cabang Pekanbaru dalam 14 hari lalu.

Hal itu penting dilakukan sebagai bentuk keperdulian dan tanggung jawab dalam usaha mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Kemudian, kesadaran masyarakat juga dibutuhkan agar segera melaporkan ke pihak BRI supaya bisa ditindaklanjuti diperisakan ke fasilitas kesehatan (Paskes).

“Ini sebagai bentuk keperdulian BRI kepada nasabahnya. Apakah 14 hari belakangan ada ke BRI. Kalau ada, tolong segera periksakan. Kalau hasil rapid test reaktif, harus diisolasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, di Posko Gugus Tugas Covid-19, Gedung Daerah, Sabtu (20/6/20).

Saat ini menurut Mimi, belum ada laporan apakah BRI sudah melakukannya. Namun hal itu tetap dianggap penting, menghindari penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“Belum ada laporan, tapi kita sudah imbau BRI, tapi tentu kesadaran dari nasabah juga diperlukan,” ungkap Mimi.

Lebih lanjut dipaparkannya, Diskes Riau sudah melakukan tracing terhadap tiga keluarga karyawan BRI positif pertama. Kemudian tracing dilanjutkan terhadap tujuh keluarga karyawan BRI lainnya.

“Tracing keluarga sudah dilakukan. Tiga orang pertama sudah dilakukan. Sementara untuk 7 orang kedua, baru dimulai,” ungkapnya. (MCR)

Ikuti berita lamanriau.com di GoogleNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *