LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Dalam upaya mempertahankan budaya Melayu di Kota Pekanbaru pada era modern saat ini, Ruang Seni Kreatif Tuan Kadi melakukan Pergelaran Tari Melayu yang bertempat di Rumah Singgah Tuan Kadi Kampung Bandar Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Minggu 30 Januari 2022 malam.
Dalam kegiatan ini dihadiri Camat Senapelan Yeni Erita S.Sos, turut dihadiri pula Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr. Pria Budi S.I.K., M.H, Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru Ginda Burnama S.T, Kadis Pariwisata Dra. Hj. Masriya, Ketua Umum RSTRK yang juga anggota DPRD Kota Pekanbaru dapil Senapelan – Payung Sekaki H. Suherman, Kepala Wilayah RRI Pekanbaru Abdul Gafar Zakaria, Kapolsek Senapelan Kompol Arry Prasetyo, S.H, M.H beserta Lurah Kampung Bandar Meta Satria dan Lurah Padang Bulan Yesi Sartika.
Pergelaran sen laman Tuan Kadi ini dilaksanakan setiap malam minggu. Semuanya seni tradisi Melayu. Ada kompang festival, tembang Melayu, Tari Colek Sonde, Tari Mak Inang, Tari Serampang Dua Belas dan Musikalisasi Puisi.
Laman ini menjadi pusat latihan sekaligus mengaplikasikan dari apa yang sudah mereka pelajari dalam latihan tersebut.
Anak-anak muda Pekanbaru, khususnya Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, memanfaatkan ruang ini sebagai pusat kesenian. Salah satunya Ruang Seni Kreatif Tuan Kadi (RSKTK) yang merupakan sanggar atau komunitas seni. Di dalamnya, anak-anak muda bejar seni tradisi Melayu dan langsung ditampilkan setiap malam Minggu. Merekalah yang membuat Laman Tuan Kadi ini semakin ramai dan meriah.
Bukan hanya tabuhan gendang dan musik yang membuat kawasan ini hilang ruang sunyi, tapi juga perlengkapan atau artistik panggung yang mereka gunakan. Kadang mereka menggunakan lampu penerang dari listrik, tapi kadang menggunakan lampu colok.
Kerlap kerlip lampu colok yang memenuhi hampir seluruh ruang laman inilah yang membuat wajah Rumah Singgah Tuan Kadi semakin cerah. Begitu juga dengan halamannya yang semakin berwarna.
Camat Senapelan, Yeni Erita S.Sos, pada Senin 31 Januari 2022 menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini untuk melestarikan budaya Melayu pada khususnya Pekanbaru dan pada umumnya Riau.
Lebih khusus lagi untuk menjaga kekayaan kearifan lokal melalui seni budaya yang ada di Pekanbaru, terutama Kecamatan Senapelan.
“Senapelan ini sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru. Semua kearifan lokal dan budaya yang ada di sini, inilah yang ingin kami lestarikan melalui seni. Maka, kegiatan yang kami beri nama Ruang Kreatif Tuan Kadi ini kami buat setiap malam Minggu. Banyak kesenian yang ditampilkan. Hal ini juga sebagai upaya kami mendekatkan kekayaan budaya Melayu kepada anak-anak muda,’’ kata Yeni. ***






