Menanam Cemara Perak Sebagai Hiasan

LAMANRIAU.COM – Tanaman hias Cemara Perak (Abies alba) sering digunakan untuk pohon natal karena warna daunnya yang indah. Ciri khas dari tanaman ini memiliki warna daun hijau seperti berlumuran perak pada bagian bawah. Saat terkena sinar matahari akan semakin terlihat keperak-perakan. Tanaman ini dapat hidup pada dataran tinggi maupun dataran rendah.

Tinggi tanaman dapat mencapai 40-50 m dan diameter batang mencapai 1,5 m. Daun cemara berbentuk jarum selebar 2 mm dan panjang 1,8 sampai 3 cm. Ujung daun umumnya sedikit berlekuk. Semakin ke ujung, daun akan semakin mengerucut, sehingga tampak tajam. Tekstur ranting yang halus, sedangkan tajuk dari tanaman ini berbentuk kerucut.

Baca : Tips Membuat Taman Minimalis Depan Rumah Type 36

Daun berada pada dua sisi dari tulang daun sehingga berbentuk seperti sisir. Bagian permukaan atas daun berwarna hijau gelap. Sedangkan bagian bawah dan bagian batang berwarna semu keperakan. Sehingga dari kejauhan dan jika dilihat dari bawah, tampak bersinar keperakan. Sama seperti cemara lainnya yang memiliki runjung sebagai tempat tumbuhnya bunga cemara.

Cara Menanam

Cemara dapat ditanam dengan cara stek atau menanam bijinya. Namun cara yang biasa digunakan yaitu dengan bibit cemara yang telah dibelinya. Berikut ini cara menanam:

– Siapkan pot dengan ketinggian kurang dari 2 meter jika tanaman ingin ditanam dalam pot.
– Siapkan media tanam berupa tanah dan humus.
– Gemburkan media tanam kemudian masukkan dalam pot yang telah disediakan.
– Masukkan bibit tanaman yang telah dibeli ke dalam media tanam yang telah disediakan.
– Siram tanaman dan biarkan di luar ruangan agar mendapatkan cahaya yang cukup.
– Jika penanaman dengan stek, ambil batang dari tanaman yang telah dewasa, kemudian benamkan separuh batang ke dalam media tanam yang telah di sediakan.
– Tunggu hingga tumbuh organ-organ baru, kemudian pindahkan ke pot yang lebih besar.

Cara Merawat

Cemara yang biasa tumbuh liar pada dataran tinggi, memerlukan perawatan jika ia dipindahkan di lingkungan yang berbeda dari habitat aslinya. Kondisi lingkungan yang berbeda akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Agar tanaman tetap indah dan subur, berikut ini cara melakukan perawatan pada Cemara Perak (Abies alba).

Menjaga Kelembapan

Dataran tinggi umumnya memiliki kelembaban yang cukup tinggi. Maka dari itu, perlu dilakukan penyiraman setiap hari cukup sekali pada tanaman. Selain untuk menjaga kelembaban, tanaman juga akan terjaga hidrasinya. Penyiraman tidak perlu dilakukan saat musim hujan. Kecuali jika tanaman diletakkan di dalam rumah.

Memberikan Pupuk

Pupuk pada tanaman hias cemara lebih banyak dibutuhkan dengan kandungan fosfor. Pilih pupuk yang mengandung fosfor karena bagus untuk merangsang pertumbuhan bunga. Namun pemberian tetap dalam dosis yang tepat. Kelebihan dosis juga dapat merusak tanaman.

Memperhatikan Komposisi Tanah

Sebenarnya cemara mudah tumbuh di komposisi tanah apapun. Namun akan lebih subur jika tanah tempatnya tumbuh mengandung sedikit asam. Tumbuhan yang masih muda akan membutuhkan tanah yang longgar dan dangkal. Dapat pula ditambahkan gambut dan serbuk gergaji untuk membantu pertumbuhan akar tumbuhan muda.

Mengenali Penyakit dan Hama

Cara mencegah dan menangani penyakit pada tanaman dengan cara mengenali gejalanya serta hama. Jangan biarkan tanah dalam keadaan terlalu lembab hingga basah. Hal ini akan mengundang munculnya jamur dan bakteri. Hama lain dari cemara yaitu campak, ngengat dan cacing kerucut. Pencegahan dapat dilakukan dengan penyemprotan anti hama.

Itulah beberapa penjelasan dari tanaman hias Cemara Perak (Abies alba). Selain digunakan untuk tanaman hias, beberapa penelitian mengatakan cemara juga dapat digunakan dan dapat pula dikonsumsi. Selain itu, cemara juga dapat digunakan untuk suplai oksigen di sekitar rumah sehingga rumah menjadi lebih sejuk. ***

Editor : Fahrul Rozi