Korwil Pendidikan Bantan Laksanakan Program Penguatan KKG

Rangkaian kegiatan Program Penguatan KKG yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Bengkalis Korwil Kecamatan Bantan.

LAMANRIAU.COM, BENGKALIS – Dalam rangka peningkatan kompetensi guru SD/MI, Kordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis melaksanakan Program Penguatan KKG.

Dalam program ini, dilaksanakan rangkaian pelatihan peningkatan kompetensi guru melalui penguatan KKG. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menuju Komunitas Pembelajaran Efektif (Community Learning Efektive).

Pelatihan ini diikuti 140 guru dan kepala sekolah dari seluruh gugus KKG (Kelompok Kerja Guru) Bantan. Muatan materi, yaitu Penulisan Praktik Terbaik Bidang Pendidikan, Telaah Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berdifferensiasi, dan Continuous Improvement.

Pelatihan dikemas secara series dan berkelanjutan sejak akhir September hingga Desember 2022.

Zulfahmi, Korwilcam Bantan dalam laporannya memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memaksimalkan potensi dan kompetensi guru melalui wadah KKG di Kecamatan Bantan.

“Ide untuk mengaktifkan seluruh gugus KKG di Kecamatan Bantan kami dapatkan setelah mengikuti program KKG Strengthening Tanoto Foundation Juli lalu. Wacana ini disambut baik oleh seluruh kepala SD/MI di Bantan, maka peluncuran kegiatan pelatihan sekaligus diseminasi mandiri ini bisa tingkatkan kompetensi guru Bantan luncurkan program penguatan KKG.

Koordinator Tanoto Foundation Kabupaten Bengkalis, Asri dalam pengantarnya memaparkan bahwa konsep kegiatan ini adalah penguatan (strengthening) berkelanjutan untuk seluruh gugus KKG yang ada di Kecamatan Bantan.

“Kita sepakat bahwa kriteria gugus KKG Efektif itu adalah yang memiliki struktur kepengurusan aktif, rutin berkegiatan minimal sekali sebulan, setiap pertemuan dihadiri minimal 50% anggota, serta pelatihan memuat materi pedagogik/pendidikan. Maka kegiatan 4 bulan ini kita rancang untuk benar-benar mengaktifkan seluruh gugus KKG se-Kecamatan Bantan,” ujar Asri.

Sementara itu Agusilfrimadalis, Sekretaris Dinas Pendidikan Bengkalis dalam pembukaan acara peluncuran kegiatan, mengapresiasi kegiatan ini.

Menurut Agus, begitu sapaan akrabnya, kekompakkan guru Bantan dapat mewujudkan kegiatan yang bagus dan berkelanjutan, terlebih lagi dilakukan secara mandiri atau swadaya.

“Saya berharap inisiatif dan kekompakkan guru Bantan untuk belajar dapat menginspirasi kecamatan lain di Kabupaten Bengkalis, ” begitu harapannya di hadapan para guru dan kepala sekolah.

Kegiatan ini menghadirkan 140 guru dan kepala SD/MI. Mereka tampak antusias mengikuti materi mengenai tips menulis praktik terbaik di bidang pendidikan yang disampaikan penulis produktif Riau peraih berbagai penghargaan Musa Ismail.

Diskusi yang tidak kalah menariknya juga terkait materi Telaah Kurikulum Merdeka yang disampaikan Fasilitator Nasional Tanoto Foundation Wan Yusna Susila, yang juga Kepala SMPN 4 Bengkalis. ***

Editor: Fahrul Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *