Bayangan Kemarahan oleh: Rafeef Ziadah Puisi ini kutulis ketika kami melakukan aksi di kampus. Tentang…
Laman Puisi
Laman khusus karya-karya sastra terbaik dalam upaya melestarikan seni dan budaya Melayu dan tulisan menarik lainnya.
Puisi-puisi Aris Setiyanto, Surah Hujan dan Lainnya
Aris Setiyanto Surah Hujan telah diturunkan oleh-Nya kepadamu butir-butir cinta membernasi hati petani meruah di…
Puisi-puisi Karya Ratih Ratnasari, Maaf dan Perjalanan
MAAF Aku hanya manusia biasa Yang tak luput dari dosa Tapi aku bukan pendusta Salahkah…
Puisi-puisi Karya De Eka Putrakha
De Eka Putrakha Lelaki yang Mengurung Cerita dalam Kepalanya Lamunannya amat panjang Sepanjang pelarian ke…
Puisi Mahmoud Darwish, Penyair Palestina
Mahmoud Darwish Aku Berasal dari Sana Aku berasal dari sana dan aku mempunyai kenangan Aku…
Puisi-puisi Karya Muhammad Lefand
KISAH SEBUAH PUISI tak pernah ditulis terbaca oleh hati yang suci keheningan menerjemahkan cinta malam…
Puisi-Puisi Karya Hafney Maulana
Bagai Burung-BurungAttar Aku Mencari Cinta Puisi: Hafney Maulana sayapku melepas tuntas segala inginsampai pada tepi…
Puisi Terjemahan Derek Alton Walcott
Omerus ( Petikan dari Buku Enam Bab XLIV ) I Di kota-kota perbukitan, antara…
Puisi-puisi Rissa Churria – Debar Hujan Sore Hari
DEBAR HUJAN SORE HARI (Rissa Churria) Hujan berdebar sore ini Memanterai segala jelaga Pada sisa…
Puisi A’yat Khalili, Antrean, Jalan Raya dan Kabar Siang
ANTREAN Keadilan pernah diciptakan untuk membatasi jalan Kau yang datang keluar lebih dulu Agar aku…
Puisi Terjemahan Jose Protasio Rizal dari Filipina
Kepada Pemuda Filipina PUISI José Protasio Rizal Angkat wajahmu, hai Pemuda Filipina, di mana pun…
Puisi Rian Kurniawan – Gunung Sahilan dan Lainnya
Gunung Sahilan Di tengah polusi kota Kau berdiri tegak bak karang dihempas samudera Gunung Sahilan,…
Puisi-puisi Karya Kahlil Gibran
Cinta: Kesatuan (Kahlil Gibran) Suatu hari engkau bertanya kepadaku, manakah yang lebih penting bagimu hidupku…
Puisi Temul’amsal – Sasau dan Akhir Perjalanan
Puisi Temul’amsal SASAU ketika di mimbar dengan wajah cereia sambil menepuk nepuk dada ia berkata…
Puisi Klasik Karya Hamzah Al-Fansyuri
Hamzah Al-Fansyuri Petikan Syair Dagang Hai sekalian kita yang kurang nafsumu itu lawan berperang jangan…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
