Asia Bangkit

HELAT sepakbola sejagat tahun 2022 ini dilaksanakan di tanah Asia, yaitu Qatar. Helat akbar ini dibuka di stadion Al Bayt, al Khor pada Ahad 20 November 2022. Ada yang amat berbeda dari pembukaan piala dunia selama ini, di mana helat ini juga dibuka dengan lantunan ayat suci Alquran surat al-Hujurat ayat 12 yang dikumandangkan Ghanim Al Muftah yang merupakan brand ambassador Piala Dunia 2022.

Sejak pembukaan hingga pada laga-laga berjalan di lapangan, Asia mulai menampakkan kekhasan dan keperkasaannya. Walaupun pada laga pembuka, Qatar menelan kekalahan dari Ekuador 0-2. Namun pada laga Asia lainnya memberi catatan dan harapan baru. KSA (Kingdom of Saudi Arabia) atau al-Mamlakah al-Arabia al-Saudiyah melumat Argentina sebagai salah satu raksasa sepakbola dunia dengan skor 2-1 di stadion Lusail Iconic Stadium pada Selasa, 22 November. Kemudian diikuti Jepang yang mempermalukan Jerman 2-1. Korea tak ketinggalan, tim negeri ginseng itu menahan imbang Uruguai 0-0. Dan beberapa kali HM Son bersama kawan-kawan hampir merobek jala Uruguai. Luis Suarez dan kawan-kawan tak mampu memperlihatkan kejumawaannya di lapangan hijau sebagaimana ditunjukkannya selama ini.

Tim-tim yang selama ini dipandang sebelah mata di ajang sepakbola sejagat itu tiba-tiba menggelora. Semangat mereka tersulut dan berkobar menyala setelah tim Saudi Arabia mampu melumat Tim Tanggo yang digadang-gadang media dunia sebagai kandidat calon juara tahun ini karena dihuni setimbun pemain bintang.

Kehebatan kesebelasan KSA Saudi Arabia menjadi pemantik semangat bagi tim-tim Asia lainnya untuk merasa duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan tim-tim dari benua lainnya. KSA Saudi Arabia yang tak memiliki pemain sebesar Lionel Messi, Angel Di Maria, Lautaro Martinez dan lain-lain mampu meredam, bahkan membuat juara Copa Amerika 2021 itu tertunduk bak ayam tercebur ke dalam air. Kuyup dan mumok. Saleh al-Shehri dan Salem Al Dawsari membuat Argentina tertunduk dalam setelah si kulit bundar mengoyak gawang yang dijaga Emiliano Martinez.

Tim Argentina yang diasuh Lionel Scaloni lupa bahwa KSA sebenarnya sedang bermain di tanahnya sendiri karena jarak dari Arab Saudi ke Qatar hanya 638 km, 397 mil, 345 mil laut. Selain itu, semangat petarung gurun sahara sedang berkobar di semenanjung Arabia.

Semangat atau spirit menjadi penting dalam aktivitas apapun dalam kehidupan manusia. Ketika spirit itu hilang maka semuanya menjadi padam. Dalam dunia Melayu, upaya menanamkan dan menghidupkan semangat ini tak luput dari upaya besar dan penting bagi generasinya. Para cerdik pandai dan orang-orang berbebat bak barau menanamkan ini melalui sejumlah tunjuk ajar atau nasehat tetua Melayu, baik melalui petatah-petitih, syair, pantun, gurindam, seloka dan lain sebagainya.

Helat akbar sepakbola dunia tahun 2022 belum usai. Semua sedang di tengah jalan. Tapi yang jelas, Arab Saudi telah membuka mata dan pikiran orang-orang Asia bahwa mereka bukan bangsa inferior, termasuk dalam dunia sepakbola. Kinilah saatnya memperlihatkan dan membuktikan bahwa Asia bisa, Asia Gagah, Asia Juara.

Semoga. ***

Baca: Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *