DIA adalah Aisyah. Wanita penyejuk cuaca dengan raut wajah di segala musim. Berdiri kokoh dengan…
Laman Cerpen
Laman cerita pendek dan karya sastra beserta tulisan menarik lainnya.
Cerpen Katarina Retno Triwidayati: Melukis Langit
SEORANG perempuan berjalan terseok-seok. Dari pakaiannya yang serbamini dan terbuka serta bibirnya yang bengkak, siapa…
Cerpen Ainul Mizan: Pesta Pora Orang Besar
MUSIM kemarau belumlah tiba. Tapi suasana panas semakin hari semakin menjadi. Betul, saat ini masih…
Cerpen Atta Verin: Tidur Beralas Daun Rambutan
DI depan rumah kami terdapat sebatang pohon rambutan yang tumbuh tinggi menjulang. Daun-daun dan buahnya…
Cerpen Ediruslan Pe Amanriza: Sang Pemburu
ORANG-ORANG ladang mengenalnya sebagai pemburu. Barangkali karena dia selalu mengembara dalam belukar dan semak-semak. Dan…
Mail Mau Bunuh Diri
Cerpen Machzumi Dawood JALAN itu selalu dilalui orang. Baik ketika bersantai bersama keluarga, berolahraga jogging,…
Perahu Mahabadai
Cerpen Mosthamir Thalib GUNTUR-PETIR sambung-menyambung. Kilat-kilat sambar-menyambar. Mencakar-cakarlangit. Alam gelap gulita. Ombak membuncah-buncah. Topan badai…
Cerpen Fiana Winata: Telaga Harapan
SUDAH empat tahun Ranti menjalani profesi sebagai guru les dari rumah ke rumah. Ranti adalah…
Cerpen Adam Yudhistira: Orang-Orang Pabrik
SATU pekan telah berlalu. Gadis itu datang kembali. Pohon-pohon bugenvil yang tumbuh di dekat gerbang…
Cerpen Soeman HS: Papan Reklame
ORANG banyak masih ingat, pada beberapa tahun yang silam negeri yang banyak berkebun karet, sudah…
Cerpen Ahmad Ijazi H: Perahu Bagaduang
UPACARA penyambutan Monti Dirajo Thamrin, Penghulu Kuantan Mudik, Lubuk Jambi telah usai. Kedatangan beliau ke…
Cerpen Achmad Dhani: Pengamen yang Kehilangan Instrumennya
KALA bulan Januari hampir berakhir, debit hujan belum mengisyaratkankan akan berhenti. Tujuh hari lagi akan…
Cerpen Rusmin: Di Pantai, Ada Luka Masa Lalu
SORE itu, gelombang air laut di pantai terlihat sangat kencang. Maklum ini musim barat. Adalah…
Cerpen Dewi Lestari: Malaikat Juga Tahu
LAKI-laki dan perempuan itu terbaring di atas rumput, menatap bintang yang bersembulan dari carikan awan…
Cerpen Ramli Lahaping: Tanah Leluhur
MALI terdiam saja. Tatapannya nyalang tetapi kosong, seakan-akan ia tengah memandang isi kepalanya sendiri. “Makanlah,…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
