Manusia Nista di panggung fana orang-orang berperan jadi manusia baperan, bermuka dua seperti setan-setan durja…
Puisi
Sajak Sajak Muchid Albintani (Bagian ke-9)
Batam Maknanya bila anda tiba akan menyesal dalam padang jarak tekukur belang hilang rebah tak…
Puisi-puisi Karya Mohd Adid Ab Rahman, Melaka (Bag.12)
Kita Cuma Seekor Burung Numpang di Dahan Matahari beransur condong ke barat kau tengok semalam…
Puisi-Puisi Karya Busyra – Bukittinggi
Bermain Rasa Masanya kini Gadis belia menyemai beranda Berpagut mengatup diantara sela jemari Menyandar pada…
Puisi-puisi Karya Wail Arrifqi
Pengungsian asing Sanggupkah kita kembali meraba gigil di malam yang memanggil kantuk untuk mengutuk segala…
Puisi-puisi Karya Syafiq Rahman
Cukup Aku Saja Yang Mencintaimu Engkau adalah buku-buku Yang kubaca sebelum menjelang kesepian. Larut memahami…
Puisi-puisi Karya Vito Prasetyo
Kepergianmu Di anjungan engkau hempaskan resah beranjak bersama hembusan angin yang bercengkerama di batas langit…
Puisi-Puisi Karya Rizky Saputra
Puisi Patah 1 Tuhan, bolehkah pagi ini, hamba berbisik padaMu? Oh, sungguh, syair-syair patah sedang…
Puisi-Puisi Karya Agus Widiey
Amuk Rindu Rinduku bertalu-talu menyebut namamu ketika bentangan jarak semakin menjadi-jadi bahkan di sini aku…
Puisi-Puisi Karya Puti Nabila Syirat
Angkuhnya Seorang Manusia Manusia asalnya dari tanah Makan hasil tanah berdiri di atas tanah Akan…
Sajak Sajak Muchid Albintani (Bagian ke-8)
Barat Sebuah misteri jutaan waktu tak tersibak jikalau arah ada utara selatan timur sebuah lokasi…
Puisi-puisi Karya Mohd Adid Ab Rahman, Melaka (Bag.11)
Senja Terakhir Bercerita Senja terakhir bercerita hujan tak jadi ketika orang-orang menunggu untuk mandi atau…
Puisi Karya Dian Chandra
Kebimbangan Udang, Lobster, dan Belacan telah kutanyakan pada udang-udang yang berteduh di sebalik karang “bagaimana…
Puisi-Puisi Karya Bidan Bunda
Mengejar Jejak Perhiasan alam yang menghiasi cakrawala Menjadikan fenomena yang abadi Terpaku melayangkan pandangan ke…
Sajak Sajak Muchid Albintani (Bagian ke-7)
Pelangi Merah kuning hijau hitam mengkelam kala bumi mengirim kode pada kumulonimbus awan memamah embun…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
