KONI Riau “Belajar” ke KONI Jabar, Soal Kerjasama BUMN, BUMD dan Perusahaan Korsel

KONI Riau belajar ke KONI Jabar soal kerjasama dengan BUMN, BUMD dan perusahaan asing (koniriau)

LAMANRIAU.COM,BANDUNG – KONI Riau melakukan kunjungan silaturahmi ke KONI Jawa Barat. Kunjungan itu sekaligus untuk belajar bagaimana menjalin kerjasama dengan BUMN, BUMD dan Perusahaan Korea Selatan untuk pembinaan atlit.

Rombongan KONI Riau dipimpin Wakil Ketua Umum KONI Riau Supirman. Ikut dalam Kabid Kerjasama Swasta H Zulmansyah Sekedang, Kabid Kerjasama Pemerintahan David Dailami, Wakabid Kolonel Parluhutan Siboro, Wakabid Dwi Sulastri Nasution dan Destia Pratiwi. Hadir juga Ketua Umum KONI Pekanbaru Muhammad Yasir, Waketum Subadi dan Bendahara Arif.

Kedatangan rombongan itu disambut langsung Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Syaefudin. Dia didampingi Ketua Harian Verdia Yosep bersama jajarannya,.

Supirman menyebutkan dipilihnya KONI Jabar sebagai tempat belajar, karena Jabar punya prestasi sebagai Juara Umum PON 2016 dan 2021 lalu.

“Dari sisi anggaran, kami juga mendapatkan informasi KONI Jabar mendapat ratusan milyar dari APBD. Selain itu, KONI Jabar juga didukung BUMN dan BUMD,” urai Supirman.

Ketua Harian KONI Jabar Varia Yosep mengakui anggaran terbesar berasal dari APBD Jawa Barat. KONI Jabar pernah dapat anggaran hibah Rp341 Milyar.

Untuk pembinaan cabor dan atlit, pengurus cabang olahraga (Pengcabor) mendapat dukungan dari BUMN, BUMD. Perusahaan Korea Selatan yang beroperasi di Jabar juga ikut membantu..

Bantuan dan dukungan BUMN yang ada di Jawa Barat misalnya dari PT. Pindad (Persero), PT. Bio Farma. Dari BUMD, Bank Jabar Banten (BJB), PDAM Perumda Tirtawening dan sebagainya.

“Sedangkan perusahaan Korsel yang membantu pembinaan olahraga di Jabar seperti Hyundai. Perusahaan ini membantu Cabor Panahan dan banyak lagi,” kata Verdia Yosep.

Saat ini, sudah ada tujuh perusahaan Korsel yang membantu cabor-cabor di Jabar. Masih dijajaki sembilan perusahaan Korsel lain yang beroperasi di Jabar.

“Sehingga ke depan, kita harapkan ada 16 perusahaan Korsel yang membantu cabor di Jabar,” kata Varia Yosep.

Redaktur: Denni Risman