Hukrim  

Kamaruddin Ungkap Putri Candrawati yang Menggoda Brigadir J di Magelang

Kamaruddin Ungkap Putri Candrawati yang Menggoda Brigadir J di Magelang
Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ungkap kejadin pelecehan sebenarnya di Magelang, Kamaruddin menyebut OC yang menggoda Yoshua (net)

LAMANRIAU.COM, JAKARTA – Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjutak membantah klaim para terdakwa soal pelecehan Putri Candrawati, istri Ferdy Sambo.

Menurut Kamarudin, kronologi sebenarnya pelecehan di Magelang, 7 Juli 2022, berbeda dengan info yang beredar.

“Peran Putri pertama menggoda Yoshua, supaya dia diperkosa tapi tidak kesampaian. Karena Yoshua pernah mendengar khotbahnya Pendeta Gilbert Lumoindong. Kalau kamu di goda wanita yang tidak kamu kehendaki, kamu lari, bukan mendekat,” ujar Kamaruddin, seperti di lansir pikiranrakyat.com, Jumat, 21 Oktober 2022.

Di sebutkan, surat dakwaan yang di bacakan di pengadilan, ketika Yoshua berlari keluar dari pintu kamar, itu benar.

Namun, Yoshua lari, bukan ketakutan terpergoki oleh Kuat Maruf. Melainkan ingin menjauh dari Putri Candrawathi.

“Nah Yoshua sudah benar dia berlari ke luar, (sama dengan) menurut dakwaan mereka toh. Maka tidak berhasil Yoshua di perkosa Putri Candrawathi,” tambahnya.

Cerita, Kamarudin ini kemudian beredar di akun tiktok. Warganet yang menanggapinya ada yang menyamakan dengan cerita Yusuf bersama istri Potifar dalam kitab Nasrani, atau Nabi Yusuf AS dan Zulaikha dalam kepercayaan umat Islam.

“ (Persis) kisah Nabi Yusuf ganteng, hebat Joshua,” ucap @har*****26 menuliskan kisah Nabi Yusuf AS dalam Islam.

“PC Ibarat Zulaikha (emot tertawa),” timpal @Eer*******ah.

“Tepatnya (PC) istri Potifar, Yusuf lari menghindar, namun PC geram dan mengadu pada suaminya FS,” ucap lainnya, @Este*********ca, menjelaskan dari persfektif agama Kristen.

Publik sepakat bahwa kronologi yang diuraikan Kamaruddin pada wartawan jauh lebih masuk akal di bandingkan dengan versi para terdakwa.

Selain terkait pelecehannya pada Yoshua yang gagal, Kamaruddin melanjutkan, kesalahan PC juga terletak pada banyak aspek. Artinya, dia berperan aktif dari awal perencanaan pembunuhan terjadi.

Di antaranya adalah penyuapan terhadap sejumlah saksi dan lembaga-lembaga besar di Indonesia. Bahkan, kata dia, ‘amplop coklat’ FS dan PC sampai mencapai istana negara.

Kesalahan paling kentara sebagaimana tertulis dalam surat dakwaan, ketika PC ikut berembuk soal penembakan di lantai tiga rumah Magelang.

Editor: Denni Risman – Penulis: Denni RIsman