Bupati Inhu Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Kelayang

Bupati Inhu Rezita Meylani menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Desa Bukit Selanjut, Kecamatan Kelayang.

LAMANRIAU.COM, RENGAT –  Bustanul Hakimi (52) dan Cintia Arnialis (42), korban kebakaran rumah yang terjadi di Desa Bukit Selanjut Kecamatan Kelayang, berkaca-kaca tatkala menerima bantuan dari Bupati Indragiri Hulu, Rezita Meylani Yopi, Jumat 4 November 2022. Keduanya mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Pemda Inhu.

Warga RT 01 RW 01 Dusun 1 Desa Bukit Selanjut Kecamatan Kelayang ini baru saja tertimpa musibah kebakaran rumah pekan lalu, tepatnya pada Minggu 30 Oktober 2022 sekira pukul 00.00 WIB Rumah berikut isinya habis dilalap api dan rata dengan tanah tanpa bisa diselamatkan. 

Bupati Inhu tidak sendiri saat memberikan bantuan tersebut. Turut mendampingi para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Baznas Inhu serta lainnya.

Kehadiran Bupati disambut Camat Kelayang Rosmidah, S.Sos, Kapolsek, Danpos Ramil 04/PP, Kades Bukit Selanjut Syafrizal, sejumlah kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak lainnya.

Bupati Rezita Meylani Yopi mengatakan, atas nama pribadi dan Pemda Inhu turut prihatin atas musibah tersebut.

“Ini sebuah kejadian membuat kita prihatin. Tak hanya bagi korban, masyarakat sekitar, dan Pemda Inhu juga turut prihatin,” ujarnya.

Kedatangannya ini untuk memberikan semangat kepada pihak korban kebakaran dan juga menyerahkan sedikit bantuan serta santunan dari Pemda Inhu dan Baznas Inhu. 
Dengan harapan korban bisa kembali semangat lagi melanjutkan kegiatan sehari-hari. 

“Musibah ini satu cobaan bagi kita, tentunya kita semua berharap dengan musibah ini bisa lebih sabar dan tabah. Semoga kedepannya Allah SWT bisa menggantinya dengan yang lebih lagi,”  ucapnya memberi semangat di hadapan korban dan warga yang hadir.

Disela-sela menyerahkan bantuan, Bupati menyempatkan diri berdialog dengan Bustanul Hakimi. Bupati mengatakan, bantuan yang diberikan Pemkab Inhu tidak sepenuhnya bisa mengganti atas kerugian yang diderita akibat dari musibah ini. Tapi paling tidak bisa menjadi motivasi atau pemicu untuk bangkit lagi untuk membangun kembali puing-puing yang masih tersisa.

”Semua datangnya dari Alloh. Kita sebagai hambanya harus ikhlas menerimanya dengan lapang dada,” ujarnya lagi. 

Pemerintah Kabupaten Inhu, ujar Bupati, akan terus berkomitmen dalam membantu masyarakat mengatasi musibah-musibah yang terjadi seperti kebakaran rumah dan lainnya. Diharapkan dengan bantuan yang diberikan oleh Pemkab tersebut dapat bermanfaat dan mengurangi beban yang dialami oleh korban.

”Bantuan ini sebagai rasa wujud persaudaraan kita, masyarakat dan pemerintah senasib sepenanggungan. Mudah-mudahan melalui bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban yang telah terkena musibah,” katanya.

Bupati menyayangkan, bencana kebakaran rumah warga rata-rata disebabkan korsleting listrik. Untuk itu ia berharap agar masyarakat dan Pemdes segera melaporkan kepada pihak PLN jika melihat jaringan-jaringan listrik yang kabelnya berantakan.

Dalam hal ini Pemda Inhu juga mengajak PLN lebih intensif lagi memantau jaringan-jaringan listrik yang semrawut supaya kedepannya tidak lagi terjadi bencana serupa.

Pada kesempatan itu Bupati Rezita juga menginformasikan bahwa, Pemda Inhu khususnya di bagian Satpol PP dan KPBD sudah punya aplikasi LAPOR. Aplikasi ini katanya menerima semua aduan-aduan dari masyarakat 24 jam baik melaui online maupun via telpon atau sms terkait permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat.

“Saya berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan yang sudah diberikan Pemda Inhu untuk menyelamatkan lingkungan dan daerah kita ini,” ucapnya.

Sementara Camat Kelayang Rosmidah, Sos dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terimakasih atas bantuan yang diberikan Pemda Inhu kepada pihak korban. Kehadiran Ibu Bupati menjadi penyemangat bagi pihak korban kebakaran.

Camat Rosmidah juga menyampaikan kronologis kejadian dimana, musibah kebakaran rumah warga ini terjadi pada Minggu 30 Oktober 2022 sekira pukul

Pada kesempatan itu Camat Rosmidah juga menyampaikan kronologis kejadian dimana, musibah kebakaran rumah warga ini terjadi pada Minggu 30 Oktober 2022 sekira pukul 00.00 WIB.

Musibah ini menghanguskan 2 unit rumah yang ludes 100 persen dan bangunan Posyandu 40 persen terbakar yang ada didepannya. Selain rumah juga peralatan rumah tangga ludes 90 persen seperti, 5 unit Sepeda Motor beserta BPKB nya, surat-surat berharga dan Ijazah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, terang camat Rosmidah.

“Sejauh ini, Pemdes sudah menghimpun dana dari perangkat dan lembaga serta masyarakat untuk membantu meringankan beban korban. Selain itu juga ada pungutan sukarela dari jalan raya. Dana yang terkumpul sebesar Rp 10 juta dan sudah diserahkan ke pihak korban,” ungkapnya.

Bustanul Hakimi dan Cintia Arnialis, merupakan dua dari korban kebakaran rumah yang mendapat bantuan dari Pemda Inhu. Beberapa waktu lalu warga Serai Wangi Kecamatan Peranap dan warga Airmolek II juga mendapat bantuan dari Pemda Inhu dalam musibah serupa. ***

Editor: Fahrul Rozi/Penulis: Asrul Hadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *