Riau  

Kapus KUB RI Berharap Gubernur Riau Realisasikan Pembangunan Harmoni Center

Gubernur Riau Syamsuar menerima kunjungan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI Dr H Wawan Djunaidi MA dan rombongan FKUB Riau, Kamis (10/11/2022).

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Kepala Pusat (Kapus Kerukunan Umat Beragama RI Dr H Wawan Djunaidi MA berharap Gubernur Riau H Syamsuar dapat merealisasikan pembangunan Harmoni Center sebagai refresentatif keharmonisan antar umat beragama di daerah ini.

Permintaan tersebut disampaikannya dalam pertemuan silaturrahmi dengan Gubernur Riau di rumah dinas Jalan Diponegoro Pekambaru, Kamis 10 November 2022 kemarin. Turut pula mendampingi Ketua FKUB Provinsi KH Abdurrahman Qaharyddin dan Wakil Ketua Frans Sirait, Sekrtaris H Rasyidi Hamzah, serta Gana Repguna dari Kakanwil Kemenag.

“Harmoni center ini nanti bisa dijadikan objek wisata religi yang bernuansa agama dan kebudayaan. Sehingga Riau akan menjadi ikon sebagai provinsi pertama untuk bidang keagamaan dan kebudayaan,” ujar Wawan.

Di sisi lain, Kapus KUB RI mengatakan, sehebat apapun seorang pemimpin jika kerukunan umat beragama tak mampu terpelihara dengan baik, akan merepotkan untuk pembangun.

“Kami berharap Riau terus aman dan kondusif, terjaga keamanan dan juga kenyamanan bagi warganya tabpa terkecuali,” pungkasnya.

Menyambut kedatangan Kapus KUB RI, Gubernur Riau didampingi Kepala Badan Kesbangpol Jenri Salmon Ginting memaparkan bagaimana pemerintah bekerjasama dengan masyarakat melalui wadah FKUB.

Keberagaman yang ada, kata Gubernur, telah berlangsung lama, kerukunan dan saling toleransi antar umat beragama terjalin dengan baik.

“Riau saat ini masih aman tenteram, tak ada gejolak di masyarakat, mereka saling bantu membantu. Salah jika ada yang memberi penilain Riau tidak aman. Bahkan penilaian yang diberikan Litbang pusat bahwa indeks kerukunan sangat rendah, kurang tepat,” sampai Gubernur Syamsuar

Pertemuan tersebut diawali dengan kegiatan makan bersama dan diskusi terkait pembangunan kerukunan bagi antar umat dan antar suku di Indonesia  ***

Editor: Fahrul Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *