Disdik Bengkalis Gelar Pelatihan Kepemimpinan Siswa SMP

Pembukaan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Siswa SMP yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Senin (17/10/2022). (Foto: Musa Ismail)

LAMANRIAU.COM, BENGKALIS – Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Siswa SMP. Pelatihan ini dilaksanakan di Bengkalis pada 17-20 Oktober 2022.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 107 orang yang terdiri 93 peserta didik dan 14 pendidik sebagai pendamping. Sementara itu, narasumber kegiatan yaitu tim fasilitator dari Lembaga Trusco Riau.

Acara tersebut dihadiri Kabid Pembinaan SMP Disdik Bengkalis Junaidi Yahya, Kasi Pembinaan Ketenagaan SD Hayati, Kasubag Umum Mukhtar, Korwil Pendidikan Kecamatan Bantan Zulfahmi, dan narasumber yang diketuai Direktur Trustco Riau Tahidin, S.Pt., M.M., CPHRM.

”Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis terus berupaya melakukan pembinaan kepada peserta didik dan pendidik untuk meningkatkan mutu pendidikan. Berbagai pembinaan kita lakukan diantaranya melaksanakan kegiatan berkaitan dengan olah rasa, olah pikir, dan olah raga serta pelatihan-pelatihan seperti Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Pelatihan Anti Perundungan, dan Pelatihan Kepemimpinan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Kholijah, S.Pd.I. yang diwakili Sekretaris Agusilfridimalis, SH pada saat membuka kegiatan secara resmi.

Kepala Dinas menyebutkan bahwa generasi milenial harus berjiwa pemimpin. Peserta didik sebagai generasi milenial harus menguasai aspek kepemimpinan.

“Karena itu, para peserta yang hadir ini sangat beruntung sebab bisa mengikuti Pelatihan Kepemimpinan ini. Melalui pelatihan, peserta didik diberikan berbagai bimbingan berkaitan dengan adab (sikap), keterampilan, dan pengetahuan tentang kepemimpinan,” ujarnya.

”Hakikatnya, kita semua seorang pemimpin. Sebagai pemimpin, kita mesti memiliki jiwa kepemimpinan. Kepemimpinan mesti ada di dalam diri kita. Melalui kepemimpinan, kita akan mampu mencapai kinerja efektif secara bersama. Kesempurnaan pencapaian tujuan secara bersama sangat berkaitan dengan aspek kepemimpinan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Dinas menjelaskan bahwa pemimpin merupakan orang yang berpengetahuan, memberikan petunjuk, dan berjalan ke arah kebenaran.

“Pemimpin merupakan orang yang siap melangkah menuju arah positif secara bersama meskipun berisiko. Bukan pemimpin namanya jika hanya menunjuk dan menyuruh kita untuk berjalan seorang diri,” katanya.

Ia menyebutkan, semua bisa menjadi pemimpin hebat jika berkemampuan memotivasi untuk mencapai kesuksesan dengan kualitasnya sebagai tokoh. Sehingga orang-orang dengan sukarela mengikutinya tanpa paksaan.

“Itu bermakna kita sudah memiliki jiwa kepemimpinan. Melalui jiwa kepemimpinan, pemimpin senantiasa memperbarui diri sesuai zaman. Pemimpin memang harus menyesuaikan dengan zaman. Kepemimpinan saat ini pun mesti menyesuaikan dengan zaman milenial,” ulangnya.

Untuk menjadi pemimpin, lanjut Kholijah, mesti menguasai pilar kepemimpinan. Pilar kepemimpinan, yaitu perkataan yang benar, menyimpan rahasia, menepati janji, memberi nasihat, dan menunaikan amanah.

“Pada hakikatnya, kepemimpinan merupakan karakter. Semakin hebat kepemimpinan positif seseorang, semakin kuat karakter positif yang dibangun,” terangnya,

Melalui pelatihan kepemimpinan ini, Disdik Bengkalis berupaya membangun karakter positif peserta didik agar generasi kedepan memiliki kekuatan dalam kompetisi nasional dan global.

Kadis menambahkan, upaya menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini sangat penting. Hal ini dikarenakan setiap peserta didik memiliki potensi untuk menjadi pemimpin.

“Karena itu, pelatihan kepemimpinan ini akan memberikan faedah pada pembentukan kepemimpinan pada peserta didik,” pesannya.

Tahap selanjutnya, yaitu bagaimana peserta didik mengembangkan potensi diri yang dimilikinya dalam hal kepemimpinan. Karena itu pula, pengembangan potensi kepemimpinan peserta didik tidak cukup hanya dengan kegiatan intrakurikuler, tetapi mesti disematkan pada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler.

”Kami berharap peserta didik mengikuti pelatihan dasar kepemimpinan ini dengan sungguh-sungguh. Semoga kelak kita memiliki pemimpin yang hebat,” katanya.

Ketua Pelaksana, Musa Ismail, M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun karakter, membangun kepercayaan diri, berlajar berorganisasi, dan menggali potensi diri peserta didik.

“Sekolah sebagai wadah pembelajaran bisa menjadi tempat pencetak para pemimpin masa depan. Karena itu, pelatihan kepemimpinan ini sangat penting dan patut dilaksanakan,” pungkasnya. ***

Editor: Fahrul Rozi