Tarif Parkir Pekanbaru Akan Dibicarakan Kembali Dengan DPRD

LAMANRIAU.COM, PEKANBARU – Menanggapi kenaikan Tarif Parkir Tepi Jalan Umum Penjabat Walikota Pekanbaru Muflihun dalam keterangan persnya mengaku bahwa kebijakan itu sudah dirancang sebelum dia menjadi penjabat Walikota Pekanbaru.

Namun dia berjanji akan memanggil dan membicarakannya kembali dengan dinas terkait dengan perparkiran tersebut.

“itu kebijakan sudah dirancang sebelum saya jadi Pj , ” ungkap Muflihun.

Meskipin begitu Muflihun terkesan setuju dengan kenaikan tarif parkir tersebut. Dia mengatakan bahwa Pekanbaru saat ini  tengah memerlukan anggaran yang besar, sementara APBD Pekanbaru 2022 saat ini me ngalami  deefisit  yang luar biasa.

“Pekanbaru saat ini membutuhkan biaya penanganan sampah, banjir dan infrastruktur jalan. Sektor penting lainnya yang sangat membutuhkan perhatian pembiayaan adalah pendidikan.

” Dari laporan yang saya terima, bahwa jika tidak diantisipasi, tahun depan terdapat sekitar 20 ribuan lulusan SD, sedangkan SMP negeri hanya bisa menampung 9 ribuan saja. Jadi ini masalah krusial, walaupun ada sekolah swasta, namun tidak semua orang tua mampu, ” ungkap Muflihun.

Mantan Sekretaris DPRD Riau imi mengaku mengatasi defiait anggaran tersebut pihaknya telah memangkas sejumlah program yang dinilai tidak prioritas guna penghematan diberbagai sektor.

”Saya akui kebijakan menaikkan tarif parkir tidak populis. Namun kenaikan tarif yang tidak begitu besar ini sangat membantu PAD ditengah kondisi defisit dan APBD yang terbatas, disitu urgensinya, ” ujarnya.

Namun dia berjanji akan segera membahasnya kembali dengan DPRD guna mendapatkan solusi yang terbaik bagi semua.

Editor: Zulfilmani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.